sains in my dream

sains in my dream

Sabtu, 29 September 2012

WANITA BERJILBAB YANG SELALU MENUNDUKKAN WAJAHNYA...


Senin 24, September 2012/ Gedung Lantai 2 FMIPA-UNHALU
 
WANITA BERJILBAB YANG SELALU MENUNDUKKAN WAJAHNYA...

          Ada beberapa wanita berjibab yg selalu menundukkan wajahnya ketika dy berpapasan dengan seorang laki-laki. Entah ia merasa malu atau ia merasa takut, saya juga kurang tahu mengenai hal-hal demikian. Mungkin perlu penelitian lebih lanjut mengenai wanita berjilbab yg selalu menundukkan wajahnya ketika berpapasan dengan seorang pria.
          Ada suatu cerita menarik, pada saat itu saya sedang berjalan sendirian di trotoar kampus yakni tempat biasa orang berjalan kaki. Saat itu saya berpapasan dengan seorang wanita berjilbab dan selalu menundukkan wajahnya, saya mulai khawatir, apakah saya terlalu seram hingga dy menundukkan wajahnya yg indah itu.. Tapi dari kejauhan saya melihatnya dan dy tidak menundukkan wajahnya, namun ketika dy sdh ada dihadapnku dy kemudian menundukkan wajahnya. Subhanallah.. ia memang wanita yg cantik, pantaslah ia menunujukkan wajah indahnya itu kepadaku, karena dy tahu bahwa saya terlalu sering memandanginya..
          Dia memang wanita berjilbab yang cantik dan tak bisa ku pungkiri hal itu. Wajahnya, senyumannya, dan keindahannya, adalah anugrah Tuhan yang paling indah yang pernah ku lihat saat itu. Ketika dy berpapasan denganku, ia memang menundukkan wajahnya untuk menghindari diriku yg selalu memandanginya.. Tapi kamu tak menyadari hal itu wahai wanita Terindah, kamu tidak menyadari berbagai makhluk ciptaan ALLAH yg selalu memandangi dirimu walaupun kamu menundukkan wajahmu ke bawah..
          Rumput-rumput, semut, ilalang, dan makhluk Ciptaan ALLAH lainnya akan memandangimu. Mereka tak melepaskan sedikitpun aura dari keindahanmu. Kamu memang tak melihat dan menyadari hal itu, sehingga kamu lebih baik utk menundukkan wajahmu.. Rumput-rumput berdesir dan daun-daun ilalang malambai lembut melihat keindahanmu, hingga semut pun ikut berbaris meramaikan keceriaanya di kala itu..
          Jagalah dirimu wahai Sahabatku, agar kamu tetap bersinar menjadi dirimu dan menjadi pribadi yg sesungguhnya..
          Sungguh ALLAH Maha Kuasa atas segala sesuatu...
            http://adiparmanlaode.blogspot.com

Rodamu Telah Menghantarkanku Menjadi Sarjana...


Rodamu Telah Menghantarkanku Menjadi Sarjana...
       
Mentari yg terik tak menghentikan langkahku. Aku lebih memilih bekerja ketimbang hanya duduk melamun di rumah  memikirkan sesuatu yg tak mungkin aku dapatkan. Pagi yg cerah membangunkanku ketika mata tak mampu lagi utk membuka. Mata ini memang rabun tapi ia mampu melihat keadaan di sekitarnya dengan cukup jelas. Tangan yg mulai kaku akibat penyakit stroke yg menimpaku beberapa bulan yg lalu, tetapi itu bukan menjadi alasan bagiku utk berhenti bekerja demi keluarga tercinta.
        Secangkir kopi hangat dan sebatang rokok menjadi pelengkap di pagi hari. Pagi memang saat yg tepat untuk membuat suasana menjadi nyaman bersama keluarga. Sarapan pagi bersama dan keceriaan anak-anak berseragam putih abu-abu saat itu. Itulah keceriaan yg dialami setiap pagi bersama keluarga tercinta. Ketika anak-anak berangkat ke sekolah, doa ini selalu menyertai perjalanan mereka. “Ya ALLAH lindungi anak-anakku dan jauhkanlah mereka dari marabahaya, semoga mereka mendapatkan ilmu dan menjadi anak yg Sholeh berbakti kepada kedua org tua, Amin Ya Rabbal Alamin”.
Langkah demi langkah mereka ku perhatikan, ketika mereka keluar dari rumah dan mengatakan kami berangkat dulu ya Pak, Bu.. Hmm, sungguh teriris hatiku saat itu. Saat mengingat mereka telah dewasa kini, aku yg lemah mungkin tak mampu lagi melihatnya dengan mataku yg makin rabun ini. Selaput mata yg dulu jernih mulai dilapisi selaput coklat yg cukup tebal dan hampir menutupi seluruh kornea mataku. Tapi itu bukan menjadi penghalang bagiku agar aku bisa menyekolahkan mereka hingga jenjang yang lebih tinggi, karena dengan semangat ini, aku bisa menjadikan mereka anak yg sholeh.
Kesedihan itu mulai ku lupakan, karena jika berlarut-larut terus dalam kesedihan bisa membuatku menjadi orang yang tidak semangat dan selalu berputus asa menjalani semua cobaan. Meski mata ini sudah rabun, tapi jiwa dan raga ini mampu untuk meroda hingga berpuluh-puluh mil jauhnya demi keluarga yang ku sayangi. Aku meroda mungkin sudah 10 tahun lamanya, sejak istriku meninggal dan anak-anak masih duduk dibangku SD. Anak-anak kini menjadi harta terbesar dalam hidupku, mereka menjadi penyemangat dalam setiap langkahku. Mereka berdua selalu memahami pekerjaanku dan tak pernah mengeluh serta malu memiliki ayah yang  hanya tukang becak ini. Setiap hari ku mengayuh becakku menyusuri lorong dan jalanan di tengah teriknya mentari. Si becak memang sudah tua dan  sama sepertiku, sudah banyak karatnya dan sering jatuh akibat mata ini yg tak mampu lagi melihat dengan jelas. Tapi aku slalu berdoa agar mata ini bisa melihat lagi dengan baik, agar aku bisa mengayuh becak ini utk selama-lamanya. Tak banyak pekerjaan yg bisa kulakukan, tak ada saudara dan tak ada modal yang banyak untuk membuka usaha dan pekerjaan yg layak. Tapi aku selalu bersyukur kepada ALLAH SWT. Karena banyak penumpang becak yg selalu menanti kehadiranku di jalan utk mengantar mereka selamat sampai tujuan. Aku lebih baik mengayuh becak tuaku ini dari pada hanya meminta-minta dan menjadi pengemis dijalanan, padahal mereka yg ada dijalan itu memilki penglihatan dan kesehatan yg baik utk bekerja dibandingkan dengan diriku ini. Tapi beginilah hidup, mereka berpangku tangan kepada belas kasihan org lain di kerasnya kehidupan sekarang ini.
Becak yg kumiliki mungkin tak seberapa dibanding dengan mobil, motor ojek yg lalu lalang dijalan raya, tapi ada juga penumpang yg selalu setia memanggilku dari kejauhan. Meminta bantuan padaku utk mengantarnya ataupun membawakan barang dagangannya sampai di tempat tujuan. ALLAH memang Maha Adil, Dia tak mungkin memberikan cobaan kepada Hamba-hambaNYA yg tak sanggup utk menjalaninya. Sehari biasanya aku hanya mendapatkan hasil Rp30.000,- dari mengayuh becak tuaku itu. Hasil yg kudapatkan ini hanya utk makan saja. Selanjutnya aku mulai mencari pekerjaan serabutan lain yg bisa menambah penghasilanku yakni menjadi pemulung, pekerja buruh bangunan, dan pekerjaan lain yg masih bisa kulakukan demi kehidupan yg keras ini. Anak-anakku juga tak pernah mengeluh dengan pekerjaan yg ku lakoni saat ini, mereka bahkan membantuku dengan berjualan gorengan dari warung yg dikelilingkan di sekitar kompleks perumahan. Hasilnya pun tak seberapa, paling  hanya cukup utk uang jajan mereka disekolah dan penghasilan yg diperoleh  itu adalah sudah lebih dari cukup bagi keluarga kami.  Ketika anak-anak terlelap di malam hari karena capek seharian bekerja, aku terbangun dimalam itu dan berdoa dalam sholat tahajjudku, berdoa agar kelak mereka bisa mendapatkan pekerjaan yg lebih baik dariku dan tidak lagi menjadi tukang becak seperti diriku saat ini.
Aku bersyukur  telah diberikan anak-anak yg pandai dan cerdas. Mereka selalu berprestasi di sekolah dan Syukur Alhamdulillah mereka berdua mendapatkan beasiswa prestasi dari Universitas Indonesia. Air mata ini bercucuran kembali, ketika mereka mengatakan ingin pergi ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikannya. “Ayah jgn menangis, kami akan selalu mengingat ayah, doakan kami semoga sukses dan bisa membahagiakan ayah”, iya nak, kalian hati-hati di sana, ingat pesan ayah utk selalu mengingat ALLAH, sholat dan tetap bersyukur atas segala sesuatu yg diberikanNYA baik itu musibah maupun anugrah...
Ya ALLAH, kali ini doaku tidak banyak, aku hanya menginginkan kesehatan yg lebih baik.. Umur yg lebih panjang agar aku bisa melihat mereka mengenakan Toga, memakai seragam dan bisa melihat mereka berdua tersenyum kembali di saat-saat terakhirku ini.. Alhamdulillah Ya ALLAH, Roda ini telah menghantarkan mereka menjadi Sarjana dan menjadi anak-anak yg shaleh serta berbakti kepada kedua orangtua...
SUBHANALLAH, ALHAMDULILLAH.. ALLAHU AKBAR...

Minggu, 23 September 2012

Anatomi Tumbuhan_Struktur Sel Tumbuhan099

Nukleus sering kita kenal dengan nama inti sel. Nukleus pertama kali dikenalkan oleh Brown pada tahun 1831 yang mengamati sel-sel tumbuhan. Struktur nucleus sel tumbuhan (eukariot) mempunyai inti sel yang jelas ketika diamati, karena bahan-bahan inti yang ada di dalam nucleus dibatasi oleh membran inti (karyotheca), yaitu struktur membran phospolipid bilayer mirip dengan struktur membran plasma.
Nukleus memiliki peran yang sangat vital dalam kehidupan sebuah sel. Peranan nucleus dalam hal ini adalah untuk mengatur dan mengontrol segala aktifitas kehidupan sel serta membawa informasi genetik yang diturunkan ke generasi berikutnya. Informasi genetik ini disimpan dalam suatu molekul polinukleutida yang disebut DNA (Deoxyribonucleic acid). DNA pada umumnya tersebar di dalam nucleus sebagai matriks seperti benang yang disebut kromatin. Ketika sel akan memulai membelah, kromatin akan berkondensasi membentuk struktur yang lebih padat dan memendek yang selanjutnya disebut kromosom. Kromosom tersusun atas molekul DNA dan protein histon. Struktur di dalam nucleus yang merupakan tempat berkonsentrasinya molekul DNA adalah nucleolus (anak inti.). Nucleolus berperan sebagai tempat terjadinya sintesis molekul RNA (Ribonucleic acid) dan ribosom. RNA merupakan hasil salinan DNA yang akan ditransfer ke sitoplasma untuk diterjemahkan menjadi rantai asam amino yang disebut protein.
Struktur Nukleus (Sumber: becomehealthynow.com)
Membran inti
Membrane inti atau selubung inti merupakan struktur pembatas materi initi sel dengan sitoplasma. Struktur membran inti saat diamati di bawah mikroskop electron tampak sebagai dua lapisan membran yang masing-masing dipisahkan oleh celah sebesar 20-30 nm. Struktur membran inti juga dilengkapi dengan lubang-lubang yang disebut porus nuclearis, yaitu lubang pada selubung inti yang menghubungkan nucleolus dengan sitoplasma. Sel melalui lubang-lubang ini dapat mentransfer substansi sel yang berada di dalam nukleus ke luar nucleus (sitoplasma). Substansi sel yang ditransfer ke luar sel adalah molekul RNA yang berkaitan erat dengan sintesis protein di sitoplasma. Sintesis protein dilakukan di luar inti sel (sitoplasma), tepatnya sintesis terjadi di salah satu organel yang ada di sitoplasma, yaitu ribosom.
Struktur Membran Inti (sumber: micro.magnet.fsu.edu)
Struktur Pori Nuklues (Sumber: micro.magnet.fsu.edu)
Nukleolus
Struktur nucleolus (anak inti) akan terlihat di bawah pengamatan mikroskop electron sebagai sebuah atau lebih bangunan basofil yang berukuran lebih besar daripada ukuran butir-butir kromatin. Nukleolus merupakan tempat berlangsungnya transkripsi gen yang dari proses tersebut didapatkan molekul rRNA. rRNA adalah salah satu jenis RNA yang merupakan materi penyusun ribosom. Molekul rRNA yang baru terbentuk segera dikemas bersama protein ribosom untuk dikeluarkan dari inti sel. Transkripsi molekul rRNA di dalam nucleolus menjamin terbentuknya molekul ribosom yang ada di dalam sitoplasma. Untuk kebutuhan tersebut, maka di dalam anak inti terdapat sejumlah potongan-potongan DNA (rDNA) yang ditranskripsi menjadi rRNA secara berulang-ulang dan berjalan sangat cepat dengan bantuan enzim RNA polymerase I. Potongan-potongan DNA tersebut dinamakan nucleolar organizer. Kandungan RNA dalam anak inti jika dibandingkan dengan bagian lain dari inti sel adalah tidak tetap, yaitu diperkirakan 5%-20%.


Tonoplas atau membran vakuola adalah membran tunggal yang menyelimuti vakuola dan memisahkan sitosol dari getah tumbuhan serta sangat penting bagi sel tumbuhan dan sel cendawan.[1][2] Membran ini menyerupai membran plasma, namun berbeda fungsinya dan sering agak lebih tipis (7,5 nm).[1] Membran plasma mengendalikan keluar-masuknya linarut (zat terlarut) di sitoplasma , sedangkan tonoplas mengangkut linarut keluar-masuk vakuola, jadi mengendalikan potensial air sel.[1] Potensial air khususnya penting pada sel penjaga dari perangkat stomata. Kalium dan ion lain dipompa ke dalam dan ke luar vakuola sel penjaga; air mengikutinya secara osmotik sehingga sel itu menggembung atau mengempis, hasilnya stomata membuka atau menutup.[1] Pada dasarnya, tonoplas berasal dari retikulum endoplasma, tapi diduga melalui perangkat Golgi seperti halnya membran plasma (plasmalema).[1] kadang-kadang, retikulum endoplasma menggembung langsung membentuk vakuola


1.BADAN GOLGI --> Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi, kompleks Golgi atau diktiosom) adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal. Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan Golgi, sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan Golgi. Badan Golgi pada tumbuhan biasanya disebut diktiosom.

2.RIBOSOM --> Organel ini menerjemahkan mRNA untuk membentuk rantai polipeptida (yaitu protein) menggunakan asam amino yang dibawa oleh tRNA pada proses translasi. Di dalam sel, ribosom tersuspensi di dalam sitosol atau terikat pada retikulum endoplasma kasar, atau pada membran inti sel.

3.RETIKULUM ENDOPLASMA HALUS --> Kegunaannya adalah untuk membentuk lemak dan steroid. Sel-sel yang sebagian besar terdiri dari Retikulum Endoplasma Halus terdapat di beberapa organ seperti hati.

4.NUKLEOLUS --> terutama terlibat dalam pembentukan ribosom

5.NUKLEUS --> Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen. Selain itu, nukleus juga berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel, memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein, sebagai tempat sintesis ribosom, tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA, serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai, dijalankan, dan diakhiri.

6.RETIKULUM ENDOPLASMA KASAR --> Kegunaan daripada Retikulum Endoplasma Kasar adalah untuk mengisolir dan membawa protein tersebut ke bagian-bagian sel lainnya. Contoh protein tersebut adalah enzim dan hormon.

7.VAKUOLA SENTRAL (TENGAH) BESAR --> Sel tumbuhan paling matang memiliki satu vakuola sentral besar yang biasanya menempati lebih dari 30% dari volume sel, dan dapat menempati sebanyak 80% dari volume untuk jenis sel tertentu dan kondisi

8.AMYLOPLAST (BUTIR PATI) --> Amyloplast non-berpigmen ditemukan di beberapa organel sel tumbuhan. Mereka bertanggung jawab untuk sintesis dan penyimpanan butiran pati (STARCH), melalui polimerisasi glukosa. Amyloplasts juga mengubah pati menjadi gula ini kembali ketika tanaman kebutuhan energi.

9.SITOPLASMA --> Sitoplasma adalah bagian sel yang terbungkus membran sel. Pada sel eukariota, sitoplasma adalah bagian non-nukleus dari protoplasma. Pada sitoplasma terdapat sitoskeleton, berbagai organel dan vesikuli, serta sitosol yang berupa cairan tempat organel melayang-layang di dalamnya. Sitosol mengisi ruang sel yang tidak ditempati organel dan vesikula dan menjadi tempat banyak reaksi biokimiawi serta perantara transfer bahan dari luar sel ke organel atau inti sel.

10.MITOKONDRIA --> Mitokondria (Jamak:Mitokondrion), adalah organel tempat berlangsungnya fungsi respirasi sel makhluk hidup, selain fungsi selular lain, seperti metabolisme asam lemak, biosintesis pirimidina, homeostasis kalsium, transduksi sinyal selular dan penghasil energi berupa adenosina trifosfat pada lintasan katabolisme.

11.Kristal Druze --> Kristal Druze, sering ditemukan dalam vakuola tanaman, adalah jenis butiran kristal biasanya terdiri dari kalsium oksalat. Kristal Druze dikatakan untuk mencegah herbivora.

12.Kristal Raphida --> Kristal raphida, biasanya terdiri dari kalsium oksalat, adalah semacam jarum kristal sering ditemukan dalam vakuola tanaman. Hal ini diduga melambat herbivora.

13.Membran Vakuola --> Membran vakuola disebut tonoplas, merupakan membran selektif permeabel, yang memisahkan sitosol dengan larutan dalam vakuola yang komposisinya berbeda dengan sitosol.

14.KLOROPLAS --> Kloroplas adalah produsen makanan dari sel. Mereka mengandung klorofil, pigmen hijau yang diperlukan untuk fotosintesis.Tujuan utama dari organel ini adalah untuk menghasilkan gula dan pati.

15.Sama dengan BADAN GOLGI

16.DINDING SEL --> Fungsi dinding sel adalah untuk memberikan dukungan struktural dan untuk mengontrol jumlah air memasuki sel. Dinding sel adalah dinding yang memungkinkan sirkulasi dan distribusi air, mineral, dan nutrisi lainnya molekul kecil masuk dan keluar dari sel. Ini memberi dukungan dari yang kaku struktur yang stabil seperti daun dan batang dapat diproduksi. Hal ini juga dapat merasakan kehadiran mikroba patogen dan kontrol pengembangan jaringan dalam sel karena badan sel adalah situs penyimpanan molekul peraturan

17.Membran sel --> Fungsi membran sel adalah untuk memungkinkan bahan limbah (Hehe..) untuk keluar sel. Membran sel membentuk penghalang antara bagian dalam sel dan di luar, sehingga lingkungan kimia pada kedua belah pihak dapat berbeda. Ini mengatur pergerakan bahan ke dalam dan keluar dari sel.


Struktur
Struktur badan Golgi berupa berkas kantung berbentuk cakram yang bercabang menjadi serangkaian pembuluh yang sangat kecil di ujungnya. Karena hubungannya dengan fungsi pengeluaran sel amat erat, pembuluh mengumpulkan dan membungkus karbohidrat serta zat-zat lain untuk diangkut ke permukaan sel. Pembuluh itu juga menyumbang bahan bagi pembentukan dinding sel.
Badan golgi dibangun oleh membran yang berbentuk tubulus dan juga vesikula. Dari tubulus dilepaskan kantung-kantung kecil yang berisi bahan-bahan yang diperlukan seperti enzim–enzim pembentuk dinding sel.
Badan Golgi merupakan bagian sel yang hampir serupa dengan Retikulum Endoplasma. Hanya saja, Badan Golgi terdiri dari berlapis-lapis ruangan yang juga ditutupi oleh membran. Badan Golgi mempunyai 2 bagian, yaitu bagian cis dan bagian trans. Bagian cis menerima vesikel-vesikel [vesicle] yang pada umumnya berasal dari Retikulum Endoplasma Kasar. Vesikel ini akan diserap ke ruangan-ruangan di dalam Badan Golgi dan isi dari vesikel tersebut akan diproses sedemikian rupa untuk penyempurnaan dan lain sebagainya. Ruangan-ruangan tersebut akan bergerak dari bagian cis menuju bagian trans. Di bagian inilah ruangan-ruangan tersebut akan memecahkan dirinya dan membentuk vesikel, dan siap untuk disalurkan ke bagian-bagian sel yang lain atau ke luar sel.
Fungsi

Skema transpor di dalam badan Golgi. 1. Vesikel retikulum endoplasma, 2. Vesikel eksositosis, 3. Sisterna, 4. Membran sel, 5. Vesikel sekresi.
Fungsi badan golgi:
1. Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi. Terjadi terutama pada sel-sel kelenjar kantung kecil tersebut, berisi enzim dan bahan-bahan lain.
2. Membentuk membran plasma. Kantung atau membran golgi sama seperti membran plasma. Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma.
3. Membentuk dinding sel tumbuhan
4. Fungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom.
5. Tempat untuk memodifikasi protein
6. Untuk menyortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel
7. Untuk membentuk lisosom
8. Membentuk Akrosom pada spermatozoa
Dalam badan golgi terdapat variasi coated vesicle, antara lain
Clathrin-coated adalah yang pertama ditemukan dan diteliti. tersusun dari clathrin dan adaptin. interaksi lateral antara adaptin dengan clatrin membentuk formasi tunas. jika tunas clathrin sudah tumbuh, protein yang larut dalam sitoplasma termasuk dynamin akan membentuk cincin di setiap leher tunas dan memutusnya.
COPI-coated memaket tunas dari bagian pre-golgi dan antar cisternae. beberapa protein COPI-coat memperlihatkan sekuens yang bermiripan dengan adaptin, dapat diduga berasal dari evolusi yang bermiripan.
COPII-coated memaket tunas dari retikulum endoplasma.
terdapat 2 protein dalam badan golgi. Protein Snare V-snare menuju T-snare dan akan bergabung. T-snare adalah protein yang ada di target sedangkan V-snare adalah vesikel snare. V-snare akan mencari T-snare dan kemudian akan berfusi menjadi satu. Protein Rab termasuk ke dalam golongan GTP-ase. protein Rab memudahkan dan mengatur kecepatan pelayaran vesikel dan pemasangan v-snare dan t-snare yang diperlukan pada penggabungan membran.
Jaringan
Jaringan Pengangkut
Jaringan pengangkut atau berkas vaskuler  merupakan jaringan yang berperan untuk mengangkut air dan unsur hara dari akar sampai daun, serta mengangkut hasil fotosintesis  dari daun keseluruh bagian tubuh tumbuhan. Berdasarkan fungsinya jaringan pengangkut pada tumbuhan terdiri dari xilem dan floem.
Xilem atau pembuluh kayu adalah jaringan kompleks yang terdiri atas beberapa tipe sel yang dindingnnya mengalami penebalan dari zat kayu.
Xilem tersusun oleh parenkim xilem, serabut xilem, trakeid, dan unsur pembuluh.


Floem atau pembuluh tapis merupakan jaringan yang tersusun oleh sel-sel hidup dengan tipe yang berbeda.
Floem tersusun oleh  parenkim floem, serabut floem, pembuluh tapis, sel pengiring (hanya terdapat pada Angiospermae ).